28 Tiket KA Eksekutif Dinyatakan Hangus Saat Mudik

PT Kereta Api Indonesia (KAI) terpaksa menghanguskan sedikitnya 28 tiket kereta api (KA) eksekutif di Stasiun Purwokerto selama msa angkutan lebaran 2013 ini, lantaran tanggalnya tidak sesuai dengan jam keberangkatan kereta.

Manager Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Surono mengatakan jumlah itu terjadi hanya dalam tempo dua hari, yakni Sabtu (10/8) atau H+1 Lebaran 2013 sebanyak 7 tiket KA Bima dan 5 tiket KA Gajayana hangus, lalu Minggu (11/8) terdapat 7 tiket KA Bima dan 9 tiket KA Gajayana yang juga dinyatakan hangus karena tanggalnya berbeda.

“Masyarakat hendaknya berhati-hati ketika melakukan pembelian tiket untuk KA yang jam keberangkatannya berada pada sekitar pergantian tanggal. Baik pada pembelian langsung melalui channel penjualan tiket internal atau eksternal PT KAI, maupun online,” ujarnya, seperti siaran pers yang diterima Bisnis, Rabu (14/8/2013).

PTKAI mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam melakukan pembelian tiket kereta dengan jadwal waktu keberangkatannya pada sekitar pergantian tanggal, untuk mencegah terjadinya salah tanggal pada tiket yang dipesan sehingga tiketnya dinyatakan tidak berlaku.

“Salah tanggal pada tiket terjadi karena persepsi masyarakat akan tanggal keberangkatan KA tidak disesuaikan dengan jam keberangkatan KA sebenarnya yang menurut waktu sudah bergeser ketanggal berikutnya. Sementara tanggal dan jam keberangkatan KA itu akan tercetak pada tiket secara otomatis dan berkaitan dengan nomor tempat duduk,” ujarnya.

Surono mencontohkan KA Bima jam keberangkatan dari Surabaya 13 Agustus pukul 17.15 WIB, datang di Purwokerto sudah masuk 14 Agustus pukul 01.07 WIB, maka tiket yang berlaku untuk keberangkatan dari Purwokerto adalah tiket tanggal 14 Agustus.

Sementara itu, saat ini masih banyak masyarakat yang mengacu tanggal keberangkatan KA disamakan dengan waktu saat mereka berangkat dari rumahnya menuju stasiun (sore hari).

Sebelumnya, juga diketahui selama Juni 2013, di Stasiun Purwokerto juga terjadi 16 tiket dari dua KA itu juga dihanguskan karena salah tanggal.

“Tiket tersebut terdiri dari tiket eksekutif KA Bima sebanyak 11 tiket dan tiket eksekutif KA Gajayana 5 tiket, semuanya tujuan Gambir,” ujarnya.

Sedangkan Juli, lanjutnya hanya terjadi 3 kali tiket eksekutif yang dibatalkan karena salah tanggal akibat salah pemesanan oleh penumpang sendiri, dan tiket itu dianggap tidak berlaku, karena tempat duduk didalam kereta diatur sesuai tanggal pada tiket.

“Di Stasiun Purwokerto terdapat 2 KA jurusan Jakarta yang jam keberangkatannya kebetulan terdapat disekitar waktu pergantian tanggal, yakni diantaranya KA Gajayana jurusan Malang-Gambir jam keberangkatan dari Purwokerto pukul 00.43 WIB dan KA Bima jurusan SurabayaKota-Gambir dengan jam keberangkatan pukul 01.13 WIB,” ujarnya

Postingan Yang Menarik Lainnya :

One Response

  1. pita mulyati 28 Februari, 2014 Reply

Leave a Reply